Skip to main content

Posts

Showing posts with the label New innovation

IBM Ciptakan Chip Meniru Otak Manusia

Komputer yang dikendalikan oleh otak manusia telah lama menjadi kiasan menjijikan dalam film fiksi ilmiah, namun pemikiran ini bisa satu langkah mendekati kenyataan berkat proyek SyNAPSE milik IBM. Proyek ini bertujuan untuk membuat chip yang mampu melakukan “komputasi kognitif”, yang berarti chip ini akan secara langsung bereaksi dan memecahkan masalah berdasarkan pada rangsangan eksternal dan kejadian di sekitar. Dua chip prototipe telah dibuat, menggunakan algoritma canggih dan sirkuit silikon untuk menciptakan fenomena spiking neuron dan sinapsis dalam sistem biologi. Hal ini memungkinkan prosesor untuk "belajar" dari pengalaman, menemukan korelasi, membuat hipotesis dan meniru struktural dan plastisitas sinaptik otak. Dharmendra Modha, pemimpin proyek ini, menyatakan bahwa IBM bertujuan untuk menciptakan sebuah sistem yang tidak hanya menganalisis informasi kompleks dari beberapa modalitas sensor sekaligus, tetapi juga dapat secara dinamis dapat ber...

Perangkat Penjaring Energi dari Udara

Sebuah perangkat dapat menangkap energi listrik di udara. Perangkat yang saat ini sedang dikembangkan Georgia Institute of Technology tersebut nantinya akan dapat memasok energi untuk peralatan elektronik. Para ilmuwan di Georgia Institute of Technology menangkap energi dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik. Melalui sebuah perangkat yang terdiri atas sebuah antena berjaringan sangat lebar, mereka berhasil menangkap energi dari pemancar radio dan televisi, jaringan telepon seluler, dan sistem satelit komunikasi. "Energi elektromagnetik berlimpah di sekitar kita, namun belum ada yang bisa menangkapnya," kata Manos Tentzeris, seorang profesor dari Georgia Tech School of Electrical and Computer Engineering, selaku pemimpin riset. "Antena ultra wideband yang digunakan dalam riset ini mampu menangkap berbagai sinyal dalam rentang frekuensi berbeda sehingga para peneliti bisa mengumpulkan energi," lanjutnya. Tentzeris dan timnya menggunakan printer ...

Baterai Seukuran Bakteri

Jakarta - Ilmuwan dari Rice University di Houston, Texas, Amerika Serikat, mengembangkan baterai yang ukurannya enam kali lebih kecil dari bakteri. Meski super kecil ukurannya, baterai ini bisa digunakan untuk berbagai perangkat elektronik, termasuk sensor yang berfungsi menganalisa sel tunggal. Dengan lebar 150 nanometer, baterai ini seratus kali lebih tipis dari rambut manusia dan 60 ribu kali lebih kecil dibandingkan baterai jenis AAA. Para pengembangnya mengklaim, ini adalah baterai terkecil di dunia. Sebenarnya, baterai tersebut merupakan persilangan antara baterai dengan superkapasitor. Superkapasitor sendiri dapat menghantarkan lebih banyak energi ketimbang baterai. Dikutip detikINET dari Cnet, Rabu (3/8/2011), baterai itu dibuat dari ribuan matrik kecil nan padat. Setiap baterai merupakan kawat nano dengan setengah dari kawat tersebut bekerja sebagai elektroda negatif dan lainnya sebagai elektroda positif. Baterai nano ini kemungkinan besar akan lebih sering d...

Intel Akan Pasang Chip di Otak Manusia

Raksasa teknologi, Intel akan mengupayakan agar chip buatannya dapat berfungsi memaksimalkan otak manusia dan menghubungkannya dengan dunia maya. Implantasi chip ke otak manusia ini secara tidak langsung memungkinkan otak untuk berfungsi layaknya sebuah tetikus yang mampu mengontrol komputer, televisi maupun ponsel. Saat ini Intel masih sedang mencari cara untuk bisa membuat chip tersebut mampu membaca gelombang pergerakan otak.Hebatnya lagi, banyak sukarelawan yang dikabarkan telah bersedia menjadi ‘kelinci percobaan’ untuk mengetes kemampuan chip di dalam otak untuk mengontrol pergerakan komputer. DilansirThe Inquirer, Sabtu (21/11/2009), ide ini merupakan hasil pemikiran Dean Pomerleau, pejabat Intel yang bertanggung jawab dalam urusan ilmu syaraf, pemahaman mesin, visi komputer, robotik, keterhubungan manusia dan mesin, proses otak untuk informasi semantik, dan teknologi pemindai otak seperti fMRI, MEG, EEG, dan ECoG. Dirinya dan rekan dari perusahaan Chipzilla saat ini s...

Karpet Terbang dari Polandia

"Karpet terbang" berhasil diciptakan oleh dua mahasiswa dari Academy of Fine Arts di Wroclaw, Polandia. Bukan karpet terbang seperti di film kisah 1001 malam, tapi karpet yang diberinama "Allawan" tersebut hanya memberikan sensasi terbang pada orang yang duduk di atasnya. Mereka meletakkan karpet di atas kotak dengan sistem cermin khusus sehingga ketika dipandang karpet tampak seperti melayang. "Kami mendapatkan efek ini setelah melakukan banyak eksperimen dengan cermin dan peralatan lainnya," kata Kamil Laszuk, salah satu mahasiswa peneliti. "Anda bisa menggunakannya untuk tempat duduk beberapa orang, lounger, ganjal kaki maupun meja," kata Laszuk. Karpet bisa diletakkan di mana saja, mulai dari ruang keluarga untuk bersantai hingga gurun Sahara untuk bergaya seolah sedang terbang. Menurut Laszuk, trik yang sama juga bisa diaplikasikan pada perabot rumah lain sehingga akan tercipta lebih banyak perabot terbang. "Kami yakin belum ada seorang...

Motor yang Bisa Terbang Seperti Capung

Motor bisa terbang? Konsep itu bukan lagi khayalan atau hanya bisa disaksikan di layar televisi, motor terbang kini benar-benar nyata. Salah satunya lewat tangan Chris Malloy yang telah berhasil menciptakan sebuah motor terbang yang diberi nama Hoverbike. Berbekal mesin 4 stroke berkapasitas 1.170 cc, motor terbang yang memiliki dua baling-baling sebagai pengganti roda ini mampu menyalurkan tenaga hingga 80 kW dan terbang hingga ketinggian 10.000 kaki. Ketika diudara, Hoverbike yang dibangun Malloy selama dua tahun diakhir pekan ketika libur bekerja ini sanggup melesat hingga kecepatan 150 knot atau sekitar 278 km perjam seperti dilansir hover-bike, Jumat (10/6/2011). Motor terbang yang dapat mengangkut satu pengendara ini dibuat dari rangka yang terbuat dari serat karbon yang diperkuat dengan bahan kevlar yang ringan namun kuat. Prinsip kerja baling-baling yang mengantikan peran roda ini ternyata tidaklah rumit. Menurut Molley, motor terbang ini dibangun dengan mengikuti prinsip yang ...

Ilmuwan Temukan Exoplanet Layak Huni

Sebuah planet yang berjarak sekitar 20 tahun cahaya di luar tata surya kita untuk pertama kalinya secara resmi dinyatakan layak dihuni oleh sejumlah ilmuwan. Exoplanet Gliese 581d ini memiliki kondisi yang dapat mendukung kehidupan seperti Bumi, termasuk adanya samudera dan memunginkan terjadinya curah hujan. Awalnya, setiap pendaratan para voyager pada masa mendatang, diperkirakan akan menemukan diri mereka dalam lingkungan yang benar-benar asing. Langit nampak merah keruh, bukan biru dan gravitasi dua kali lipat dari bumi. Selain itu, atmosfir planet itu kaya akan karbondioksida, yang tidak memungkinkan manusia untuk bernapas. Para ilmuwan dikejutkan dengan temuan ini karena Gliese 581d sebelumnya diabaikan sebagai planet yang dapat dihuni. Akan tetapi model komputer baru yang mampu mensimulasi iklim luar Bumi telah menunjukkan asumsi sebelumnya adalah salah dan menegaskan bahwa Gliese 581d benar-benar tempat berlabuh yang dapat dihuni. Para ilmuwan yakin temuan tersebut dapat membuk...

Siswa SMP Olah Labu Jadi Listrik Alternatif

Semarang (ANTARA News) - Dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nasima Semarang, Jawa Tengah, mengolah buah labu air menjadi sumber listrik alternatif yang mampu menyalakan lampu "light emitting diode" (LED). Penemuan Talitha Helga Safira dan Nurina Khansa Vasthi, kedua siswa tersebut dipertandingkan dalam "Wisata Energi dan Kompetisi Energi Alternatif Sahabat Lingkungan", di Semarang, Kamis. Keduanya, yang kebetulan kakak-beradik itu, mempertandingkan karya inovatifnya dengan empat tim lain, pada kompetisi energi alternatif tingkat SMP yang digelar PT Indonesia Power Semarang. Talitha, siswa kelas VIII SMP Nasima Semarang, menjelaskan temuannya itu diilhami dari tanaman labu yang banyak tumbuh di belakang rumahnya, namun selama ini hanya dimanfaatkan untuk masakan. "Padahal, labu air sebenarnya memiliki kandungan elektrolit, yakni zat yang dapat menghantarkan arus listrik. Apalagi, setelah dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion-ion," katanya. Mereka...

Mengisi Aki dengan Menggowes Sepeda

Tangerang (ANTARA News) - Pusat Penelitian Ilmu Pengetahun dan Teknologi Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, menciptakan alat pengisian baterai aki dengan cara menggowes sepeda. "Cukup dengan menggowes sepeda yang telah disambungkan dengan generator listrik, maka baterai aki kosong sudah dapat terisi," kata Asdep Jaringan Penyedia dengan Pengguna Kementrian Riset dan Teknologi, Prihasyim Usman ditemui pada pameran Gelar Teknologi Tepat Guna Provinsi Banten di Mardigas Citra Raya Tangerang, Selasa. Dikatakan Usman, efek dari gowesan sepeda selama satu jam, maka baterai aki yang terisi tersebut nantinya dapat memberikan penerangan lampu untuk waktu mencapai 20 jam. Alat tersebut, diungkapkan Usman, sangat tepat digunakan bagi daerah di pedesaan yang masih kesulitan mendapatkan penerangan lampu salah satunya di Kabupaten Tangerang. "Pemkab Tangerang pernah mengatakan ketertarikan dengan alat ini. Karena, menjadi solusi bagi masyarakat pedesaan yang minim penerangan. Ap...

eCRP 1.4, Motor Listrik Pertama Italia

CRP Racing, perusahaan konstruktor kendaraan bermotor bertenaga listrik asal Italia yang berdiri sejak 2006 memperkenalkan motor listrik terbarunya yakni eCRP 1.4. Kendaraan roda dua ini diklaim sebagai motor elektrik pertama buatan Italia. Seperti dikutip dari TG Daily, Selasa 19 April 2011, motor ini memiliki bobot yang sangat ringan yakni hanya 350 pound atau sekitar 158 kilogram. Untuk dayanya, motor ini diperkuat oleh modul baterai lithium-polymer 7,4kWh dan motor dual DC. Motor listrik itu bisa mencapai kecepatan 60 mil per jam (sekitar 96,5 kilometer per jam) dalam 3,2 detik. Adapun kecepatan maksimumnya mencapai 136 mil per jam atau sekitar 218 kilometer per jam. Motor itu dilengkapi pula dengan sistem pencatat data yang bisa merekam informasi pada suspensi depan dan belakang serta katup gas, mengukur voltase yang masuk dan keluar dari kontroler, serta memantau tingkat suhu dari kendaraan yang bersangkutan. Data yang direkam kemudian akan dikombinasikan dengan fasilitas GPS unt...

Bando Ini Bisa Baca Pikiran Anda

Sebuah perusahaan asal Jepang, Neurowear, mengeluarkan sebuah bando yang dapat membaca gelombang otak manusia. Produk bando itu bernama 'Necomimi' dan sedang menjadi tren di negeri sakura itu. Di atas bando Necomimi terdapat sepasang telinga, menyerupai telinga kucing. Uniknya, telinga kucing inilah yang menjadi indikator dalam membaca emosi manusia yang dihasilkan gelombang otak Laman darkmirage.com menuliskan telinga kucing yang dipasang dapat melatih kita mengontrol pikiran kita secara telepati. Jika sensor dalam bando ini akurat, maka secara refleks, telinga kucing akan bergerak. Jika orang yang mengenakan bando dalam keadaan tegang, maka telinga kucing pada bando akan naik. Namun, jika yang memakai dalam keadaan santai, dengan sendirinya telinga itu akan turun. Namun, Necomimi ini belum dijadikan produk final. Masih butuh banyak pengembangan yang perlu dilakukan sebelum dijual bebas pada akhir tahun nanti. sumber

Robot Terbang akan Gantikan CCTV

Kamera CCTV mungkin segera menjadi perangkat kuno dengan kehadiran robot yang satu ini. Para ilmuwan mengembangkan robot terbang lengkap dengan sistem intelijen canggih yang bisa memata-matai dan melacak pelaku kriminal. Pengguna hanya tinggal menunjukkan sebuah lokasi pada Google Maps yang tampil di kontroler layar sentuh pada robot tersebut. Selanjutnya, robot akan terbang pada kecepatan 30 mil per jam untuk merekam video berkualitas HD di sekitar lokasi itu. Video juga bisa ditampilkan ke iPhone secara real time. Dikutip detikINET dari Daily Mail, Senin (16/5/2011), robot bernama Scout ini bisa terbang pada ketinggian hingga 500 kaki atau sekitar 152 meter. Scout bisa mengambil gambar secara zoom in dari jarak 300 meter. Artinya, Scout bisa melakukan misinya tanpa harus dekat-dekat dengan objek yang sedang dimata-matainya. Dikembangkan oleh tim ilmuwan di Aeryon Labs yang berpusat di Kanada, robot mungil dengan empat baling-baling ini juga dirancang tidak berisik sehingga tidak meni...

Baterai Ponsel Habis, Bisa Di-charge dengan Suara

Baterai ponsel mulai habis? Isi ulang saja baterainya dengan berbicara kepada handset. Tak perlu repot lagi mencari stop kontak. Ya, ponsel kehabisan baterai telah menjadi keluhan umum dalam kehidupan jaman sekarang. Hal ini tak jarang membuat si pengguna ponsel kesal. Namun sebuah penemuan baru tampaknya akan bisa menjadi solusi alternatif bagi masalah ini. Para insinyur di bidang elektro dari Sungkyunkwan University di Seoul, Korea Selatan, mengembangkan sebuah teknik baru yang bisa mengubah suara menjadi energi listrik. Jadi, baterai ponsel dapat di-charge atau diisi ulang saat si penggunanya tengah berbicara menggunakan ponsel itu. Teknologi ini juga dapat memanfaatkan suara latar untuk mengisi ulang baterai saat tidak sedang digunakan. Dari mulai suara musik hingga kebisingan kendaraan bermotor, bisa menjadi energi untuk ponsel. "Sejumlah pendekatan untuk 'mengais' energi dari lingkungan sekitar, semakin dikembangkan secara intensif," kata Dr Sang-Woo Kim, salah ...

Jepang Berhasil Ciptakan Kereta Terbang

Yusuke Sugahara, peneliti dari Tuhoku University, Jepang membuat prototipe kereta terbang pertama di dunia. Ia merancang sebuah lokomotif serupa pesawat yang mampu terbang dengan kecepatan super cepat. Teknologi ini diklaim selangkah lebih maju dibanding kereta cepat Maglev, yang mengambang akibat memanfaatkan gaya magnet. Penampilan prototipe kereta terbang buatan Yusuke tak ubahnya seperti pesawat. Lokomotif itu dilengkapi baling-baling dan dua sayap. Teknologi serupa pesawat itulah yang mampu mengangkat badan lokomotif sedikit di atas tanah dengan kecepatan super. Memang konsep kereta terbang bukan yang pertama kali di perkenalkan di dunia. Sebelumnya ada kerete Maglev (Jerman) yang memanfaatkan elektromagnet kuat. Kini Maglev mampu bergerak dengan kecepatan 360 kilometer perjam. Urusan kereta cepat kini Jepang memiliki kereta berkecepatan peluru, Hayabusa . Kereta ini mampu melakukan perjalanan kilat secepat kecepatan peluru. Perjalanan sejauh 675 kilometer bisa ditempuh dalam tem...

Bakteri E. coli Bisa Dijadikan Energi Alternatif

Jakarta - Tak selama bakteri E. Coli merugikan, setidaknya bakteri E.Coli menguntungkan untuk perkembangan teknologi. Hasil dari Peneliti dari Universitas Stanford, Chris Somerville dan Ahli Genetika, George Church, Sekolah Medis Harvard, menemukan, bakteri E.Coli (Escherichia Coli) bisa dijadikan energi alternatif (biodisel) dan Hidrogen. Dalam penelitiannya untuk biodisel, kedua peneliti ini menggunakan teknik DNA rekombinan standar untuk memasukan gen kedalam E.Coli. Dari bakteri yang telah dimodifikasi ini lalu peneliti mengekpresikan moelekul hidrokarbon dan struktur moelekulnya sesuai yang diinginkan. Sedangkan untuk penelitian Hidrogen, dua peneliti ini dibantu oleh Thomas Wood, Teknik Kimia Universitas Texas, Amerika Serikat yang menciptakan rekayasa genetik dengan cara mengganti proses pemecahan air yang notabennya terdapat banyak E.Coli. Dari pemecahan reaksi tersebut, maka E.Coli dapat menghasilkan 140 kali lebih banyak dari proses alamiah. "Diketahui bahwa pengguna...

Menanti Telepon Pintar Setipis Kertas

Setebal apa smartpone yang Anda miliki? Sejumlah produsen dunia seperti Apple, Samsung dan HTC kini telah menyuguhkan piranti canggih yang mampu masuk saku penggunanya. sejumlah ahli dunia masih dianggap besar. Para peneliti dari Arizona State University, Queen's University, dan Amazon Kindle 2 creators Ink Corporation, bertekad mengembangkan smartpone seukuran kertas. "Ini yang pertama di dunia,"kata Roel Vertegaal Kamis, 5 Mei 2011. Menurut Roel, pengembangan yang dirintis di Amerika itu baru bisa menuai hasil dalam jangka waktu 5-10 tahun mendatang. 'Paperphone' begitulah alat itu dinamai dan akan diumumkan dalam ajang Association of Computing Machinery's CHI 2011 di Vancouver, Kanada. Keunggulan teknologi ini, kata Roel, tidak mudah rusak. Layaknya kertas para pengguna bisa dengan mudah mencatat dan menggunakan alat ini sesukanya. Mereka tidak perlu khawatir jugaa kehilangan fitur-fitur menarik. "Teknologi ini akan mengubah segalanya,"katanya. su...

Proyek Teleskop Terbesar di Dunia

Proyek teleskop radio terbesar di dunia tengah diupayakan oleh beberapa negara, termasuk kalangan ilmuwan. Pembangunan teleskop bernama Square Kilometre Array (SKA) tersebut diperkirakan mencapai angka 2,1 miliar dollar AS. Ketika sudah terbangun, teleskop itu akan berukuran 50 kali lebih besar dari teleskop saat ini. Teleskop akan terdiri dari 3.000 antena yang merentang di wilayah sepanjang 5.500 km. Separuh antena akan berada di wilayah sentral seluas 25 km persegi. Semua informasi yang diterima akan ditransfer dengan kecepatan 100 TB per detik. Informasi akan diproses di sebuah superkomputer yang bekerja dengan kecepatan 1 juta juta juta per detik, atau 1 exabyte. Ada dua pilihan lokasi tempat pembangunan teleskop superbesar itu, yaitu Australia dan Afrika Selatan. Penentuan lokasi akan dilakukan tahun 2012 nanti berdasarkan beberapa faktor, salah satunya adalah rendahnya gangguan frekuensi radio. Lalu, apa gunanya SKA itu nanti? Professor Dame Jocelyn Bell Burnell, astronom terkem...

Awan Robot Sejukkan Piala Dunia Qatar

Qatar University menawarkan awan robot sebagai solusi untuk mengatasi panas saat Piala Dunia 2022 kelak berlangsung di negara tersebut. Abdul Ghani, kepala insinyur mekanik dan industri Qatar University, membuat robot yang menyerupai struktur awan yang terbuat dari karbon ringan dan mengandung gas helium. Awan tersebut melayang layaknya helikopter dan dapat dikendalikan dari jarak jauh untuk melindungi penonton. Di Lulanic Iconic Stadium, awan robot ini dapat melindungi 86.250 penonton. Ia dapat diatur agar bergerak mengikuti arah Matahari sehingga penoton di stadion tetap terlindungi. Awan tersebut melengkapi sistem pendingin yang sudah dirancang di stadion. Secara arsitektural, Foster and Partners sudah mendesain stadion yang memanfaatkan limpahan sinar matahari sebagai sumber listrik. Salah satunya untuk menghidupkan pendingin. Pada saat FIFA mengumumkan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, Desember tahun lalu, Qatar dengan cepat bereaksi terhadap segala keragu-raguan, termasu...

Mahasiswa UMY Ciptakan Alat Pengukur Karbonmonoksida

Yogyakarta (ANTARA News) - Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Muhammad Syukri menciptakan alat pengukur karbonmonoksida di udara yang dapat diakses melalui telepon seluler. "Melalui alat itu masyarakat dapat mengetahui tingkat kadar karbonmonoksida (CO) yang ada di udara, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya udara yang bersih," kata Muhammad Syukri di Yogyakarat, Sabtu. Menurut dia, alat tersebut mampu diakses melalui telepon seluler, sehingga masyarakat yang ingin mengetahui kadar pencemaran gas karbonmonoksida di suatu tempat dapat mengaksesnya. Alat itu juga dapat digunakan lembaga pemerintah untuk memantau tingkat polusi udara. "Cara kerja alat ini cukup sederhana, yakni diletakkan di tempat yang diduga banyak polusi misalnya ruangan untuk merokok, jalan raya, terminal, garasi, dan tempat parkir. Alat itu sudah dilengkapi sensor, sehingga ketika ada asap atau udara yang mengandung gas ka...

Melakukan Panggilan Telepon dengan Pikiran

Pikirkan saja nomor telepon yang dipanggil, dan Anda langsung terhubung ke nomor tersebut. Ini bukan adegan dalam pertunjukan seorang ilusionist, melainkan sungguh terjadi berkat sebuah penemuan terbaru. Sekelompok ilmuwan di University of California, San Diego, Amerika Serikat (AS) mengembangkan sebuh sistem yang memungkinkan pengguna melakukan panggilan telepon hanya dengan memikirkannya. Sebagai penemuan baru, metode ini diklaim cukup akurat. Para pengembangnya optimistis, temuan ini bisa sangat bermanfaat bagi orang cacat atau siapa saja yang memerlukan fungsi hands-free lebih. Tzyy-Ping yang mengepalai penelitian ini, menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkannya bersama timnya, melacak aktivitas elektrik pada otak dengan alat berupa ikat kepala khusus yang dilengkapi elektroda dan Bluetooth. Dilansir Mashable dan dikutip detikINET, Rabu (13/4/2011), pengguna yang menggunakan ikat kepala yang terhubung dengan komputer ini akan diperlihatkan sederet angka dari 0 sampai 9 pada layar...