Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2010

Pesawat N219

JAKARTA, KOMPAS.com — Saat ini, penerbangan perintis di beberapa wilayah Nusantara seperti Papua masih menggunakan pesawat-pesawat produksi lama, seperti Twin Otter. Beberapa unit yang ada telah tidak layak pakai sehingga diperlukan pesawat yang lebih modern. Karenanya, sejak tahun 2006, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) mengembangkan pesawat N219 berkapasitas 19 orang untuk menggantikan peran pesawat perintis yang ada sekarang. Saat ini, uji aerodinamika pesawat tersebut telah dituntaskan. "Pengembangan pesawat jenis ini biasanya memakan waktu 3 tahun. Namun, kita mungkin akan selesaikan 2-2,5 tahun," kata Andi Alisjahbana, Direktur Aerostruktur PT DI, Selasa (28/12/2010) di Jakarta. Jadi, tahun 2013, pesawat mungkin sudah bisa diluncurkan. Agar tidak mengalami kegagalan seperti pesawat CN 250, pihak PT DI akan memproduksi pesawat berdasarkan order. "Kami akan buat 25 unit dulu nantinya. Kami akan mengupayakan seluruhnya terjual dahulu," kata Andi. Pembuatan sejumlah

Rudal Nour

12 Mei 2010 — Angkatan Laut dan Udara Iran sukses menguji coba rudal jelajah Nour Selasa (11/05), saat latihan perang Velayat-89 yang memasuki hari kedelapan. @beritahankam

Rudal S-200 -

29 Desember 2010 — Sistem rudal pertahanan udara S-300 dirancang mempertahankan area luas dari penyerangan pemboman atau serangan pesawat strategis lainnya. Setiap battalion S-200 mempunyai enam peluncur tunggal rudal dan radar kontrol penembakan. Iran mengklaim sukses menguji coba S-200 saat digelar latihan perang Vellayat III. Media - media besar di Iran mengatakan, negara itu berhasil melakukan uji coba rudal pertahanan generasi baru hari Sabtu (20/11) 2010 ,pada hari terakhir latihan perang lima hari itu. Salah satu pejabat Iran, Brigadir Jenderal Mohamad Hasan mengatakan, rudal buatan Iran, bernama S-200, memiliki kemampuan setara dengan sistem S-300 buatan Rusia. Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan pada bulan September,melarang pengiriman rudal S-300 ke Iran sehubungan dengan sanksi Perserikatan Bangsa -Bangsa (PBB) atas Iran karena program nuklirnya yang kontroversial itu. Selain itu pemerintah Iran juga mengatakan, pihaknya berhasil menguji coba sistem rudal lain yang

Darpa Transformer Mobil lapis baja bisa terbang

Sebuah kendaraan lapis baja, yang disebut Transformer (TX), dikabarkan akan siap digunakan pada tahun 2015 dan bisa diterjunkan di Afghanistan. kendaraan lapis baja ini terbuat dari baja komposit yang di gunakan untuk melindungi tentara amerika dari tembakan serta rudal dan kendaraan ini bisa menempuh perjalanan 280 Kilometer baik di darat maupun di udara Transformer (TX) bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal sehingga memudahkan dalam akses di medan pertempuran. Dilengkapi dengan kontrol penerbangan otomatis, sehingga dapat di terbangkan oleh seseorang yang bukan pilot. Menurut Dailymail, juru bicara DARPA berkata, "Kami sedang mencari untuk menggabungkan kelebihan dari kendaraan darat dan helikopter menjadi kendaraan tunggal dilengkapi dengan fleksibilitas gerakan. 'Adalah konsep untuk memberikan pilihan untuk menghindari ancaman sambil menghindari penghalang jalan . Dengan teknologi ini jenis, transportasi tidak lagi terbatas pada medan. " Pentagon Defense Adva

Pesawat Honda Sukses Terbang

GREENSBORO, KOMPAS.com — Honda Motor Company melalui anak perusahaannya, Honda Aircraft Company Incorporated, sukses melakukan penerbangan resmi perdana Hondajet di bawah komando Federal Aviation Administration, lembaga penerbangan Departemen Transportasi Amerika Serikat di Greensboro, Carolina Utara, AS, Senin (20/12/2010). Penerbangan ini merupakan sejarah bagi Honda mulai memasuki dunia industri aviasi dunia. Hondajet mengudara selama 51 menit. Selama itu pula serangkaian tes dilakukan dan data langsung dikirim melalui pemancar ke Bandar Udara Internasional Piedmont Triad di Greensboro. Dari hasil tes yang dilakukan, Hondajet berhasil tampil dengan baik sesuai dengan standar keamanan yang berlaku. "Ini merupakan lompatan penting dari program Hondajet. Pesawat ini diproduksi dan menjalani serangkaian tes di bawah pengawasan ketat FAA. Hasilnya, sebuah penerbangan pertama yang sukses," ujar Michimasa Fujino, Presiden sekaligus CEO Honda Aircraft Company, seperti dilansir Dow

Pembangkit Listrik Tenaga Matahari Malam

VIVAnews - Sekelompok peneliti asal Amerika Serikat berhasil mengembangkan sel surya generasi baru. Dibanding sebelumnya, sel surya yang dikembangkan mampu membangkitkan energi meskipun di malam hari. Temuan ini menjanjikan hadirnya alternatif sumber energi terbarukan. “Kuncinya adalah pada kemampuan untuk “memanen” radiasi inframerah dan juga cahaya yang terlihat,” kata Steven Novack, peneliti dari Idaho National Laboratory, US Department of Energy, seperti dikutip dari Upi, 22 Desember 2010. Novack menyebutkan, hampir separuh dari energi yang tersedia di spektrum radiasi surya berada di jalur inframerah, dan inframerah dipancarkan kembali dalam bentuk panas oleh permukaan Bumi, setelah matahari tenggelam. “Artinya, sel surya itu juga bisa menangkap sejumlah energi sepanjang malam,” ucapnya. Unit sistem yang menggunakan sel surya generasi baru ini, Novack memperkirakan, akan memiliki efisiensi secara keseluruhan mencapai 46 persen. Sebagai perbandingan, sel surya silikon yang paling e

Pesawat Terbang 26 Jam dengan Tenaga Matahari

Setiap hari, maskapai penerbangan komersial dari seluruh dunia menghamburkan setengah juta ton karbon dioksida ke udara. Akan tetapi, kini ada secercah harapan. Sekelompok peneliti asal Swiss mengembangkan teknologi penerbangan sambil menjaga langit tetap bersih. Solar Impulse, pesawat terbang bertenaga matahari yang dibuat tim peneliti itu sanggup terbang dari landasan dan tidak mendarat hingga lebih dari satu hari. Pesawat tenaga matahari tanpa awak memang sudah hadir sejak sekitar tahun 1980-an. Akan tetapi, penerbangan yang Solar Impulse jalani dilakukan sambil mengangkut seorang pilot, yakni Andre Borschberg, salah satu pimpinan proyek penelitian tersebut. Penerbangan itu, seperti dikutip dari Discovermagazine, 20 Desember 2010, dimungkinkan setelah peneliti memasang 12 ribu sel photovoltaic di ekor pesawat dan di sayap yang panjangnya mencapai 64 meter. Sel photovoltaic itu mengirimkan energi ekstra ke baterai di siang hari dan ternyata sanggup memasok daya bagi empat baling-bali

Rancangan Pakaian Khusus Baru Untuk Astronot

Para peneliti gabungan dari Man-Vehicle Laboratory Massachusetts Institute of Technology tengah mengerjakan prototipe satu setel pakaian khusus untuk para penjelajah antariksa alias astronot. Pakaian tersebut dirancang lebih sehat agar dapat membantu mengurangi terjadinya kehilangan massa tulang saat berada di ruang angkasa. Gambar di atas adalah foto rancangan pakaian terbaru khusus untuk para astronot. Beberapa penelitian menunjukkan adanya kondisi gangguan fisiologis selama penerbangan angkasa yang berdurasi panjang meskipun astronot melakukan latihan fisik setiap hari selama dua jam. Kasus yang sering terjadi adalah berkurangnya massa tulang (bone loss) akibat tak ada daya gravitasi. Setelan yang disebut gravity loading countermeasure skinsuit (GLCS) ini melekat pas di badan. Pakaian ini menambah tekanan pada tulang. Besarnya tekanan itu mirip tekanan pada saat orang berada di gravitasi Bumi. GLCS didesain tanpa lengan karena lengan astronot tidak terlalu terpengaruh. GLCS dibuat u

Patriot Advanced Capability-3

Petugas Jepang sedang berada di atas kapal nelayan China (warna biru), Selasa (7/9). Petugas Penjaga Pantai Jepang memasuki kapal itu untuk melakukan pemeriksaan dengan alasan kapal tersebut telah melakukan pelanggaran karena memasuki wilayah Jepang. Kapal nelayan China tersebut menabrak dua kapal patroli Jepang sebelumnya. TOKYO, KOMPAS.com - Jepang berencana akan menggunakan senjata canggih pencegah rudal pada markas pertahanan udaranya di seluruh negara untuk menepis ancaman rudal balistik milik Korea Utara, menurut laporan Kyodo News, Sabtu (11/12/2010). Pengunaan rudal pencegah Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) berada di bawah kebijakan pertahanan lima tahun baru yang akan diumumkan pada awal pekan depan, menurut Kyodo, mengutip para pejabat pemerintah dan pertahanan. Rudal PAC-3, yang dirancang untuk melumpuhkan peluru rudal darat, akan ditempatkan pada seluruh keenam gugusan rudal pertahanan udara di markas udara Pasukan Bela Diri Jepang, yang saat ini baru melengkapi ... ko

Rudal R-Han 122

Waykanan, Lampung (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Purnomo Yusgiantoro mengatakan dalam jangka waktu selama empat tahun ke depan Indonesia akan memiliki 500 roket sebagai pertahanan negara. "Insya Allah nanti pada tahun 2014 paling sedikit ada 500 roket R-Han 122 yang akan masuk dalam jajaran pertahanan kita karena ini merupakan hasil karya anak negeri selama enam tahun," kata Menhan di Waytuba, Waykanan, Lampung, Sabtu. R-Han 122, lanjut Menhan, berfungsi sebagai senjata yang berdaya ledak optimal dengan sasaran darat ke darat dengan jarak tembak antara 11 sampai dengan 14 km sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai Alutsista TNI yang selama ini masih tergantung dengan luar negeri. "Selama ini Alustsista kita dibeli dari Amerika, namun karena kita sudah memiliki roket sendiri yang selama ini hanya diaplikasikan untuk kepentingan ilmiah atau sipil, diantaranya penginderaan jarak jauh, penelitian atmosfer, pemantauan cuaca atau peluncuran sateli