Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2011

Mahasiswa UMY Ciptakan Alat Pengukur Karbonmonoksida

Yogyakarta (ANTARA News) - Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Muhammad Syukri menciptakan alat pengukur karbonmonoksida di udara yang dapat diakses melalui telepon seluler. "Melalui alat itu masyarakat dapat mengetahui tingkat kadar karbonmonoksida (CO) yang ada di udara, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya udara yang bersih," kata Muhammad Syukri di Yogyakarat, Sabtu. Menurut dia, alat tersebut mampu diakses melalui telepon seluler, sehingga masyarakat yang ingin mengetahui kadar pencemaran gas karbonmonoksida di suatu tempat dapat mengaksesnya. Alat itu juga dapat digunakan lembaga pemerintah untuk memantau tingkat polusi udara. "Cara kerja alat ini cukup sederhana, yakni diletakkan di tempat yang diduga banyak polusi misalnya ruangan untuk merokok, jalan raya, terminal, garasi, dan tempat parkir. Alat itu sudah dilengkapi sensor, sehingga ketika ada asap atau udara yang mengandung gas ka

Melakukan Panggilan Telepon dengan Pikiran

Pikirkan saja nomor telepon yang dipanggil, dan Anda langsung terhubung ke nomor tersebut. Ini bukan adegan dalam pertunjukan seorang ilusionist, melainkan sungguh terjadi berkat sebuah penemuan terbaru. Sekelompok ilmuwan di University of California, San Diego, Amerika Serikat (AS) mengembangkan sebuh sistem yang memungkinkan pengguna melakukan panggilan telepon hanya dengan memikirkannya. Sebagai penemuan baru, metode ini diklaim cukup akurat. Para pengembangnya optimistis, temuan ini bisa sangat bermanfaat bagi orang cacat atau siapa saja yang memerlukan fungsi hands-free lebih. Tzyy-Ping yang mengepalai penelitian ini, menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkannya bersama timnya, melacak aktivitas elektrik pada otak dengan alat berupa ikat kepala khusus yang dilengkapi elektroda dan Bluetooth. Dilansir Mashable dan dikutip detikINET, Rabu (13/4/2011), pengguna yang menggunakan ikat kepala yang terhubung dengan komputer ini akan diperlihatkan sederet angka dari 0 sampai 9 pada layar

Mungkinkah Kita Bisa Menghasilkan Keturunan di Luar Angkasa?

Jika suatu saat nanti manusia harus meninggalkan bumi karena sudah tidak layak untuk dihuni, kita tetap perlu menghasilkan keturunan. Bahkan saat kita sedang dalam perjalanan menuju tempat tinggal yang baru itu. Akan tetapi, sejauh mana peluang untuk mendapatkan keturunan saat manusia telah meninggalkan planet bumi ini? Lynx, konsep pesawat yang mengangkut manusia ke luar angkasa. Dari penelitian yang dilakukan sejumlah ahli, tampaknya hal tersebut sulit terjadi. Pasalnya, ruang angkasa sendiri sebenarnya merupakan sebuah sistem kontrasepsi yang sangat besar. Hasil penelitian khusus, seputar seks di ruang angkasa menyimpulkan bahwa radiasi kosmik akan membombardir tubuh manusia dengan kuantitas yang besar selama perjalanan di luar angkasa. Selain itu, tinggal di Mars, misalnya, dalam waktu yang lama akan menurunkan jumlah sel sperma. Janin yang sudah terbentuk tidak akan berkembang secara sempurna di lingkungan ruang angkasa. Meski saat ini ruang di pesawat angkut telah dilengkapi deng

L'Oreal Ciptakan Lipstik Berisi USB Drive

l'Oreal meluncurkan lipstik baru. Tapi lipstik yang satu ini tidak berwarna dan tidak bisa digunakan untuk memulas bibir. Lalu, apa kegunaannya? Ternyata, produk baru yang diluncurkan L'Oreal ini bukanlah lipstik sebenarnya, melainkan USB drive yang dikemas menyerupai lipstik. Selain penyimpan data, L'Oreal Lipstick USB Drive diciptakan untuk memberi informasi tentang perkembangan perusahaan mereka. Uniknya, L'Oreal menggunakan tempat lipstik asli untuk membungkus MicroKey USB yang telah ditanamkan di dalamnya. Dikutip dari Trendhunter, setiap 'lipstik' diproduksi secara hand-made dan telah diinstall juga rekaman video yang menunjukkan perjalanan L'Oreal sejak didirikan 100 tahun lalu. USB drive dari L'Oreal ini tentunya bisa jadi beauty item dan gadget menarik bagi pecinta merek kosmetik ternama asal Paris itu. Sayangnya, L'Oreal Lipstick USB Drive hanya diproduksi 500 buah di dunia, dan dipasarkan secara eksklusif bagi kalangan tertentu. sumber

Iran Sukses Uji Coba Rudal shahin

Iran sukses melakukan ujicoba penembakan dua rudal jarak sedang bernama Shahin (Elang). Rudal itu mampu melacak dan menghancurkan pesawat musuh yang terbang di ketinggian rendah dan sedang. "Rudal-rudal itu berhasil mengenai target-target spesifik," kata Komandan Pangkalan Udara Khatam al-Anbiya, Brigjen Farzad Esmaili, seperti dikutip kantor berita Fars, Minggu 17 April 2011. Dua rudal baru buatan Iran itu diluncurkan melalui sistem penangkal serangan udara Mersad (Penyergap). Uji coba peluncuran rudal tersebut, menurut Fars, merupakan bagian dari acara peringatan Hari Kelahiran Tentara Republik Islam Iran, yang jatuh pada 18 April sekaligus sebagai ajang untuk memamerkan kekuatan pertahanan negeri itu. Esmaili menilai kesuksesan uji coba tersebut merupakan salah satu bukti kecil dari kemampuan para pakar dan teknisi dalam negeri Iran. Sistem pertahanan udara Mersad, yang dilengkapi dengan rudal Shahin, memiliki kemampuan untuk menemukan, mengejar, dan memusnahkan segala sas

Foscat 32, Kapal Layar Pertama Bertenaga Matahari

FOSCAT-32 (Folding Solar Catamaran) adalah kapal layar lipat yang akan membantu anda menjelajahi bermil-mil luas lautan dengan memanfaatkan energi alam dari angin dan matahari. Kapal ini mendapatkan peringkat tertinggi pada kinerjanya karena menggunakan sistem yang ringan. Dengan kapasitas navigasi unutk menghadapi semua cuaca, Foscat-32 adalah kapal yang hampir tidak mengeluarkan emisi yang artinya adalah ramah lingkungan. Ini kapal layar yang cepat akan terbukti menjadi pilihan rekreasi dan olahraga. FOSCAT mempunyai panjang 32 meter dan tinggi 52 meter. Ia memiliki panel surya yang merupakan lapisan ganda jenis 95 m2. Panel ini ditempatkan pada tiang utama dan memiliki dua motor listrik yang ditempatkan pada lambung. Keunikan Peningkatan teknologi Hybrid dalam kelautan adalah salah satu sistem terbaik yang dicapai, yaitu penggabungan antara kekuatan matahari dan angin dengan mengurangi CO2 hampir nol selama berlayar. Sistem ini juga memberikan kontribusi untuk energi terbarukan deng

Ini Dia KFX yang Lebih Unggul dari F16

Insiden pembobolan kamar delegasi Indonesia di Seoul mengingatkan pada kerjasama Indonesia dan Korea Selatan untuk membuat pesawat tempur kelas menengah. Pesawat ini diperkirakan terealisasi pada 2020 dan lebih canggih daripada pesawat tempur F16. Pesawat itu dinamai Korea Fighter Experimental (KFX). Beberapa waktu lalu, Dirut PT Dirgantara Indonesia (DI) Budi Santoso mengatakan, pesawat KFX merupakan generasi ke-4,5. Sebab pesawat ini di atas pesawat tempur F16 produksi Lockheed Martin yang merupakan generasi ke-4 dan berada di bawah F35 yang merupakan generasi ke-5. Berat kosong pesawat ini adalah sekitar 10,4 metrik ton. Think tank dari Universitas Konkuk pernah mengatakan, pesawat tempur ini cukup baik lantaran memiliki rudal stand-off dan kemampuan siluman (anti radar) yang memadai. Rencananya, bersama Indonesia, proyek ini akan terealisasi pada 2020 mendatang. Pesawat tempur KFX ini dirancang akan berkursi tunggal yang didukung mesin yang setara dengan kelas General Electric F41

Peneliti Berhasil Produksi Sperma di Lab

Sperma merupakan sel yang kompleks. Ekor, spiral mitokondria bagian tengah, kepala yang memiliki desain khusus sehingga mampu menembus bagian membran luar telur, merupakan hasil dari proses pengembangan yang sangat canggih di dalam testis. Selama hampir satu abad, peneliti selalu gagal dalam menciptakan proses ini di lab. Namun kali ini peneliti telah semakin dekat. Mereka berhasil menumbuhkan testis dalam cawan dan menggunakan sperma yang diproduksi untuk membuahi tikus. Menurut para peneliti, temuan ini berpotensi memperbaiki In Vitro Fertilization (IVF) dan teknik inseminasi buatan pada manusia. Dalam pengujian, sekelompok peneliti yang dipimpin oleh Takehiko Ogawa, pakar reproduksi dari Yokohama City University, Jepang, mencopot testis milik tikus bayi yang baru berusia 2 atau 3 hari. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa testis tikus itu belum punya sperma yang berusia matang. Peneliti kemudian menempatkan testis tersebut di cawan petri berisi media khusus yang mencakup komponen

Pesawat Tempur AS Dikemudikan Pakai Mouse

Umumnya, untuk menerbangkan pesawat militer berteknologi terkini, para penerbang harus memiliki kemampuan dan pengetahuan khusus yang tinggi agar dapat memaksimalkan seluruh kemampuan pesawat tempur yang ia tunggangi. Belakangan, sistem tak berawak telah membebaskan pilot dari kewajiban mengendarai pesawat dan melakukan misi tempur berbahaya walau pilot dengan kemampuan tertentu tetap harus berada di kemudi, meski dari jarak jauh. Namun itu akan segera berakhir. Sistem pesawat tempur eksperimen yang sedang dikembangkan angkatan laut AS bersama Northrop Grumman yakni X-47B tidak akan dikemudikan oleh pilot dari jarak jauh. Ia hampir seluruhnya diterbangkan secara otomatis. Keterlibatan manusia tidak lagi menggunakan kokpit jarak jauh, cukup hanya sebatas mengklik pada mouse saja. "X-47B akan dipiloti tidak oleh manusia dalam kokpit jarak jauh, melainkan oleh 3,4 juta baris kode program," kata Janis Pamiljans, Vice President Northrop yang menangani teknologi Unmanned Combat Air

Ponsel Android Akan Dikirim ke Luar Angkasa

Peneliti asal University of Surrey, Inggris, bekerjasama dengan Surrey Satellite Technology Ltd, sebuah perusahaan pembuat satelit berusaha mengembangkan satelit mini yang disebut STRaND-1 (Surrey Training Research and Nanosatellite Demonstrator). Ini satelit mini yang menggunakan komponen yang umum dipasang di smartphone. “Jika smartphone terbukti bisa bekerja di luar angkasa, maka akan terbuka jalan terhadap hadirnya banyak teknologi baru,” kata Chris Bridges, ketua tim peneliti STRaND-1, seperti diktip dari Space, 26 Januari 2011. Bagi banyak orang atau perusahaan bergerak di bidang-bidang yang terkait angkasa luar, kata Bridges, teknologi ini memungkinkan mereka untuk tetap berkomunikasi dengan biaya yang lebih terjangkau. Menurut para peneliti, dengan bobot kurang dari empat kilogram, harga komponen-komponen smartphone itu kurang dari US$476 atau Rp4,28 juta. Adapun ongkos pembuatannya menjadi satelit lebih murah dari harga sebuah mobil. “Seluruh proyek, termasuk biaya produksi da

Angkatan Laut AS Ciptakan Senjata Laser

Angkatan laut Amerika Serikat tengah berupaya memperbarui armada mereka dengan senjata laser. Dalam pengujian, sebuah senjata laser masa depan yang dipasang di kapal penjelajah berhasil meledakkan sebuah perahu motor di perairan samudera Pasifik. Uji coba ini merupakan yang pertama dilakukan di tengah laut dan menggunakan senjata yang menjadi tonggak bersejarah bagi angkatan laut negeri itu. “Kami berhasil menciptakan efek menghancurkan pada target yang bergerak dengan kecepatan tinggi,” kata Nevin Carr, Chief of Naval Research, seperti dikutip dari Foxnews, 13 April 2011. Uji coba itu dilakukan di lepas pantai California, menggunakan senjata laser yang dipasang di geladak kapal uji coba pertahanan angkatan laut, USS Paul Foster. Laser ditembakkan dari jarak jauh ke sebuah perahu motor kecil dan menimbulkan api yang kemudian berkobar. Namun sejumlah detail seperti kepastian jarak tembak, dirahasiakan. “Kami menembakkan laser dalam hitungan mil, bukan sekadar yard,” ucap Carr. Sebagai i

Alat Untuk Mendeteksi Konten Porno di Komputer

Hati-hati jika menyimpan konten porno di komputer. Kini telah hadir sebuah alat yang mampu mendeteksi setiap file yang berbau pornografi, dengan memindai seluruh isi hard disk secara mendalam. Dikutip dari Crunchgear, Jumat (8/4/2011), secara tampilan, alat ini sangat mirip dengan sebuah flash disk. Hanya saja, di dalamnya terisi program yang berguna untuk melakukan pencarian konten porno dalam konteks gambar. Caranya cukup mudah, tinggal menyambungkannya ke slot USB pada komputer atau laptop, dan program yang ter-install akan bekerja mencari gambar atau foto yang tergolong pornografi. Biasanya, program yang mampu melakukan scan secara mendalam dengan jumlah data yang besar dibandrol harga yang mahal. Demikian juga produk buatan Paraben Corp yang disebut Porn Stick ini. Harga yang ditawarkan adalah 100 dolar Amerika Serikat (Rp 860 ribuan). Produk ini dapat bekerja dengan kecepatan tinggi. Hard disk berkapasitas 500GB dengan 70 ribu gambar dapat ditelusuri dalam waktu sekitar satu jam

ILMUWAN CIPTAKAN PROSESOR DARI PLASTIK

Apa jadinya jika prosesor yang selama ini dibuat dengan silikon, diubah dari bahan-bahan barang yang tak terpakai? Sekelompok ilmuwan di Eropa telah menggunakan 4.000 plastik, atau organik, transistor untuk membuat mikroprosesor dari plastik. Chip berukuran dua sentimeter dan dibangun di atas foil plastik fleksibel dan sedang, yang disebut-sebut sebagai alternatif untuk silikon. Menurut Jan Genoe di pusat nanoteknologi IMEC di Leuven, Belgia ini bisa menjadi chip murah, ramah lingkungan dan fleksibel. Dari hasil uji coba menunjukkan bahwa chip baru ini belum mempunyai kekuatan seperti superkompeter dan prosesor pada umumnya. Chip hanya dapat menjalankan satu program sederhana dari 16 instruksi. Ini harus hardcoded menjadi foil kedua terukir dengan sirkuit plastik yang dapat dihubungkan ke prosesor. Dilansir melalui Tech Eye, prosesor Ini berjalan di kekuataan 6Hz dan hanya dapat memproses informasi dalam potongan delapan-bit paling banyak. Hal ini sedikit lebih lambat dibandingkan deng

ROBOT PENJINAK BOM ALA UGM

Kisah Noordin M Top yang menebar teror bom di Indonesia rupanya menginspirasi Kartiko. Mahasiswa Fakultas Teknik jurusan Teknis Elektro dan Informatika Universitas Gadjah Mada ini sukses menciptakan robot penjinak bom. Inspirasi membuat robot penjinak bom itu, dituangkan Kartiko, mahasiswa angkatan 2003 melalui tesis akhir dengan judul “Rancangan Sistem Elektronik Robot Penjinak Bom” guna memperoleh gelar sarjananya di UGM. Dia dinyatakan lulus pada bulan Januari dan diwisuda bulan Februari dua bulan lalu. “Untuk tesis akhir itu nilainya A,” kata Kartiko dalam percakapannya kepada Tempo, awal April lalu. Kartiko, kelahiran Blitar 16 Maret 1985, meski besar di Balikpapan. Dengan IPK 3,18, kelulusannya tergolong lamban karena melebihi jadwal yang diberikan pihak universitas. “Ini karena masalah ekonomi sejak semester 5-8 kuliah saya tersendat,” ujarnya. Di UGM, robot penjinak bom ini baru pertama kalinya dibuat. Robot penjinak bom karyanya tergolong lengkap. “Punya kamera, lengan, tank,

MANTAB.. MAHASISWA PADANG BUAT ROBOT PEMAIN BOLA

Mahasiswa Indonesia kembali membuktikan kecerdasannya di bidang teknologi. Mahasiswa teknik industri Universitas Bung Hatta, Padang, Sumatera Barat berhasil membuat robot pintar. Robot pintar yang bisa bermain bola ini diperiapkan untuk mengikuti kejuaraan robot di Asia. Menggunakan bahan dasar almunium dan fiber, robot ini diprogram memiliki kemampuan si pengendali. Tim mahasiswa Universitas Bung Hatta memberi nama Rang Mantiak yang berarti perempuan centil. Robot setinggi lima puluh sentimeter dengan berat tiga kilogram ini juga mampu unjuk kemampuan bak gadis centil sungguhan. Ketua Tim Robot UBH, Miftah Malay, di Kampus UBH Padang mengatakan kontes robot ini ada tiga divisi yaitu Kontes Robot Indonesia (KRI), Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) dan Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI). ”Untuk KRI kita namakan robotnya Outofcamp. Sedangkan KRCI terbagi kedalam tiga bagian yaitu divisi berkaki robotnya Lhaby_01, divisi beroda nama robotnya Ambuih_ Li V3 dan divisi battle namanya Sipak

Katun Istimewa Lindungi Kulit dari Sinar UV

Seberapa banyak tabir surya yang Anda oleskan untuk melindungi kulit? Penemuan yang satu ini, mungkin bisa menghemat pengeluaran Anda. Kini hadir bahan katun yang bisa melindungi kulit penggunanya dari sinar ultraviolet (UV). Tak hanya bisa menangkal efek buruk dari sinar matahari, seperti dilansir Discovery News dan dikutip detikINET, Jumat (8/4/2011), katun istimewa ini juga dirancang anti air. Para ilmuwan di Northeast Normal University, China, memanfaatkan bahan zinc oxide nanorod untuk menciptakan bahan tekstil yang meniru sifat alamiah daun bunga teratai yang anti air. Pada eksperimen sebelumnya, tim peneliti yang diketuai Lingling Wang ini juga mengembangkan bahan anti UV dengan lembaran film titanium dioxide dan zinc oxide. Saat memodifikasinya dengan zinc oxide nanorod dan zinc oxide kristal, ditemukan bahwa bahan ini berpotensi memblokir sinar UV pada cakupan yang luas. Untuk diketahui, zinc oxide sebenarnya bereaksi terhadap sinar matahari sehingga ketika bertemu dengan

Robot Unikom Juara RoboWaiter di AS

Berita gembira datang dari Amerika Serikat. Tim robotik Unikom, Bandung, berhasil memenangkan kategori RoboWaiter pada kejuaraan 18th Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest di Hartford, Connecticut. Dalam pesan singkat yang diterima oleh detikINET, Ketua Tim Robotik Unikom, Yusrilla Kerlooza mengatakan bahwa timnya berhasil menjadi juara 1 di kelas advance serta juara 1 dan 2 di kelas standard dalam kategori RoboWaiter. Yus, panggilan akrab pria ini, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung serta memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar timnya bisa mempertahankan gelar juara di kompetisi lainnya, 2011 RoboGames di San Mateo, AS. "Terimakasih atas doa dan dukungan. Masih mohon doa untuk tujuh robot lain di 2011 RoboGames, Jumat-Minggu (15-17 April 2011) di San Mateo USA," tulisnya. Tahun ini Unikom kembali mengirimkan tim robotikanya untuk berlaga di ajang kejuaraaan robotika Internasional di Amerika Serikat. Tak hanya berlaga di 18 th T

Robot UGM Siap Melawan Robot Amerika

Robot buatan mahasiswa Universitas Gadjah Mada akan bertarung di kancah internasional mewakili Indonesia dalam kompetisi Robot Cerdas Dunia (Trinity College Fire Fighting Robot Competition) di Trinity College, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat, pada 9-10 April 2011 mendatang. Selain tim robot UGM yang bernama Ironfire, juga ada Tim ASA dari ITB yang ikut dalam kompetisi robot tersebut. Dua Tim itu adalah pemenang pada Kompetisi robot Nasional di Dome Universitas Muhammadiyah Malang yang akan mewakili Indonesia dalam kompetisi robot Dunia 9-10 April mendatang. Anggota Tim Robot UGM adalah mahasiswa Fakultas Teknik, semester IV, yang terdiri dari, Farid Inawan, Noer Azis Ismail, Luiz Rizki Ramelan dan Wahyu Wijayanto. Tim Robot UGM itu akan bawa 2 robot yang akan ditandingkan. Tim telah menyempurnakan desain robot sehingga mampu melakukan manuver secara lebih stabil. Kestabilan robot diperlukan karena dalam misinya robot harus menghadapi beberapa rintangan. Mereka telah melakukan pe